Lanskap Gunungkidul, dari garis pantai sampai perbukitan karst dan goa, menjadi salah satu alasan wisatawan datang. KriWul ingin menjadi oleh-oleh yang mereka bawa pulang dari sana.
Apa itu KriWul?
KriWul (Tiwul Krispi) adalah sandwich cookie premium berbahan dasar tiwul khas Gunungkidul: dua keping kukis dengan isian di tengah.
Hadir dalam tiga rasa, Chocolate, Salted Egg, dan Coconut, dalam kotak yang membawa cerita Gunungkidul dan Yogyakarta lewat ilustrasi emas pada kemasannya.
Kenapa KriWul?
Tiwul adalah pangan tradisional Gunungkidul dengan nilai budaya dan sejarah yang kuat. Namun, perubahan gaya hidup membuat tiwul dalam bentuk konvensional makin jarang dipilih karena dianggap kurang praktis.
Di sisi lain, Gunungkidul adalah sentra singkong sekaligus daerah wisata, sehingga terbuka peluang untuk oleh-oleh khas daerah. Sayangnya, sebagian besar produk tiwul masih dijual dalam bentuk lama.
KriWul lahir dari dua hal itu: menjaga tiwul tetap dikenal dan dinikmati, dalam bentuk yang dicari konsumen hari ini.
Seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat, konsumsi tiwul mulai ditinggalkan, sehingga diperlukan inovasi agar tetap diminati konsumen.
Nilai Kami
Warisan Lokal
Berbahan tiwul dari singkong lokal, bermitra dengan petani singkong Gunungkidul.
Inovasi
Tiwul dalam bentuk baru, sandwich cookie, dengan QR Code yang menceritakan asal-usulnya.
Kualitas
Diproduksi mengikuti SOP, dengan pemeriksaan rasa, tekstur, kebersihan, dan kemasan sebelum dijual.
Keberlanjutan
Bahan baku lokal, serta produksi dan persediaan yang disesuaikan dengan permintaan agar tidak ada yang terbuang percuma.
Tim Kami
KriWul dibuat oleh dua siswi Olifant High School, Yogyakarta, untuk tahap nasional FIKSI 2026.
- Clarissa Angeheur Santoso
- Angelina Jessie Xia
Olifant High School, Yogyakarta
Mengenal Gunungkidul
Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, rumah bagi tiwul dan sumber singkong yang menjadi bahan dasar KriWul.
Tradisi dan kesenian lokal adalah bagian dari kearifan Gunungkidul. KriWul membawanya ke lebih banyak orang lewat cerita pada kemasan dan QR Code.
Banyak hidangan tradisional Gunungkidul berbahan singkong. Tiwul dahulu dikenal sebagai salah satu makanan pokok pengganti nasi.
Sekilas Gunungkidul
Tiwul
Warisan kuliner
Pangan tradisional berbahan singkong, sumber karbohidrat alternatif masyarakat Gunungkidul.
Alam
Pantai dan karst
Garis pantai dan perbukitan karst yang menjadi tujuan wisata.
Budaya
Tradisi lokal
Tradisi dan kesenian yang masih hidup di tengah masyarakat.
KriWul
Inovasi modern
Tiwul yang diolah menjadi sandwich cookie premium untuk dibawa pulang.
Posisi pin bersifat konseptual, bukan lokasi sebenarnya.
Tiwul bukan sekadar makanan.
-
Singkong
Semuanya berawal dari singkong (Manihot esculenta). Gunungkidul adalah salah satu sentra singkong terbesar di Yogyakarta.
1.003.237 tonproduksi ubi kayu Gunungkidul pada 202260.336usaha pertanian perorangan menanam ubi kayu (Sensus Pertanian 2023)> 80%produksi singkong DIY berasal dari Gunungkidul -
Gaplek
Singkong dikupas lalu dikeringkan menjadi gaplek, sehingga bisa disimpan lebih lama.
-
Tiwul
Dari olahan singkong lahirlah tiwul, pangan tradisional yang dahulu menjadi makanan pokok pengganti nasi dan sumber karbohidrat alternatif masyarakat Gunungkidul.

-
KriWul
Tepung tiwul menjadi dua keping kukis dengan isian di tengah. Rasa yang dikenal sejak lama, dalam bentuk yang praktis dibawa sebagai oleh-oleh.
Perjalanan Kami
-
Ide
Tiwul mulai ditinggalkan, padahal Gunungkidul punya singkong berlimpah dan wisatawan yang mencari oleh-oleh. Dari situ muncul ide mengolah tiwul menjadi kukis.
-
Riset
Market test kepada 200 responden tentang bentuk, rasa, kepraktisan, kemasan, dan minat beli. Hasilnya: 41% memilih sandwich cookie, 75,5% tertarik pada oleh-oleh berbahan pangan lokal.

Meeting internal KriWul -
Pengembangan Produk
Percobaan formulasi untuk komposisi, rasa, tekstur, bentuk, dan isian. Uji rasa menetapkan formula akhir, lalu uji laboratorium di Universitas Gadjah Mada untuk ketiga varian.

Rumah produksi KriWul 
Proses pembuatan 
Proses R&D produk -
Uji Pasar
KriWul dijual lewat Instagram, Shopee, WhatsApp, dan toko oleh-oleh. Penjualan turun di bulan ketiga karena pilihan rasa terbatas, lalu tim menambah varian Salted Egg dan penjualan kembali naik.

Kunjungan ke mitra toko oleh-oleh 
KriWul di rak mitra 
Kunjungan ke mitra toko oleh-oleh -
KriWul Hari Ini
Enam bulan beroperasi, lebih dari 1.000 kemasan terjual lewat penjualan langsung dan mitra toko, dengan pelanggan yang kembali membeli naik dari 20% menjadi 40%.

Bersama mitra toko 
KriWul di toko oleh-oleh
Tiga Rasa
Tiga rasa, satu warisan rasa Gunungkidul. Setiap rasa punya warna kotaknya sendiri.

Chocolate
Rasa yang paling banyak dipilih dalam uji rasa KriWul.
Kotak hitam dengan pola hijau zaitun.

Salted Egg
Dikembangkan tim KriWul sebagai inovasi rasa, setelah penjualan sempat turun di bulan ketiga karena pilihan rasa masih terbatas.
Kotak oranye dengan panel cokelat tua.

Coconut
Kelapa dipilih karena sejak dulu sering disantap bersama tiwul, sehingga rasa ini menjaga ikatan KriWul dengan pangan lokal.
Kotak biru navy dengan pola biru royal.
Yang Membedakan KriWul
Terinspirasi dari Tiwul
Berbahan dasar tiwul khas Gunungkidul, pangan lokal yang diolah ulang.
Sandwich Cookie
Dua keping kukis dengan isian di tengah. Bentuk ini dipilih 41% responden market test.
Kemasan Premium
Kotak premium berbahan ivory dengan ilustrasi emas Yogyakarta, praktis untuk dibawa.
Cerita lewat QR
QR Code di setiap kemasan mengantar ke sejarah tiwul dan destinasi wisata Gunungkidul.
Menurut tim KriWul
- Bebas gluten. Menggunakan singkong sebagai bahan dasar yang secara alami bebas gluten.
- Tanpa pengawet. Diproduksi tanpa tambahan bahan pengawet.
- Daya simpan lebih dari 3 bulan. Cocok sebagai oleh-oleh.
- Pemberdayaan petani lokal. Menggunakan singkong dari petani lokal untuk mendukung perekonomian masyarakat Gunungkidul.


Produk Baru
Tiga varian baru yang ditampilkan tim KriWul: Strawberry Matcha, Ube Halaya, dan Pistachio. Belum tersedia di katalog ini.
Strawberry Matcha
Ube Halaya
Pistachio
Setiap KriWul punya cerita.
Setiap kemasan KriWul dilengkapi QR Code interaktif yang menghubungkan pembeli dengan sejarah tiwul dan destinasi wisata Gunungkidul.
Pindai
Pindai QR Code pada kemasan.
Jelajahi
Kenali sejarah tiwul dan destinasi wisata Gunungkidul.
Cicipi
Nikmati KriWul sambil mengenal asal-usulnya.
Bagikan
Bagikan ceritanya bersama oleh-oleh untuk orang terdekat.
Bisnis
Enam bulan pertama KriWul dalam angka.
Bulan 3 sempat turun karena pilihan rasa terbatas. Varian Salted Egg lahir dari situ, dan penjualan naik lagi di bulan berikutnya.
Lihat tabel data
| Keterangan | Bln 1 | Bln 2 | Bln 3 | Bln 4 | Bln 5 | Bln 6 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Penjualan B2C | 5.625.000 | 10.425.000 | 8.700.000 | 16.500.000 | 20.625.000 | 34.500.000 |
| Penjualan B2B | 2.625.000 | 4.500.000 | 5.100.000 | 8.625.000 | 12.000.000 | 18.375.000 |
| Total pendapatan | 8.250.000 | 14.925.000 | 13.800.000 | 25.125.000 | 32.625.000 | 52.875.000 |
| Total biaya | 8.700.000 | 7.780.000 | 6.570.000 | 10.700.000 | 15.190.000 | 17.180.000 |
| Laba bersih | -450.000 | 7.145.000 | 7.230.000 | 14.425.000 | 17.435.000 | 35.695.000 |